Menghangatkan makanan adalah salah satu kebiasaan dari sebagian masyarakat kita. Terutama makanan yang paling sering di hangatkan adalah makanan yang berkuah. Selain itu, makanan yang mengandung santan juga merupakan salah satu jenis makanan yang paling sering dihangatkan, karena jika tidak dihangatkan makanan tersebut akan basi dan jika masih bersisa sayang untuk dibuang begitu saja.
Menurut Dr. Rachmi Untor, MPH. dokter yang mendapatkan gelar Master di bidang Public Health dari School of Hygiene and Public Health di Johns Hopkins University "Seharusnya jika makanan sudah lebih dari 4 jam harus dipanaskan, agar tidak tercemar bakteri yang ada di sekitarnya,". Beliau juga menambahkan jika mengonsumsi makanan yang sudah berada di ruang terbuka selama lebih dari 4 jam, kemungkinan makanan tersebut sudah tercemar sangat besar dan bisa menimbulkan penyakit jika mengonsumsinya.
Namun, sebaiknya jangan menghangatkan makanan berulang kali karena bisa menghilangkan zat gizi yang terkandung di dalam makanan tersebut, sehingga saat dimakan nanti zat gizinya sudah sedikit atau bahkan sudah hilang sama sekali. Dan juga untuk makanan yang dihangatkan sebaiknya suhunya hingga 60 derajat C.
Sebaiknya tidak menghangatkan makanan lebih dari 2 atau 3 kali, serta perhatikan juga struktur, warna, bau dan kekentalan dari makanan tersebut. Jika sudah ada yang berubah hendaknya makanan tersebut jangan dikonsumsi lagi.
Jadi, sebaiknya masak makanan itu secukupnya sehingga tidak akan bersisa dan Anda tidak perlu menghangatkannya berulang kali agar masih bisa dikonsumsi.
Anda berani mencoba?? silahkan bila ada yang mau melengkapi.
Sumber artikel .. detikHealth.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)







0 comments:
Post a Comment